SELAMAT DATANG
Socio Technopreneur University

Menjadi Perguruan Tinggi di Bidang Teknologi dan Bisnis yang Unggul, Berdaya Saing  dan berbasis Nilai-nilai Islam Berkemajuan serta Bereputasi Internasional

ITB AHMAD DAHLAN
Sejarah Perkembangan

Dalam upaya mengembangkan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di bidang ekonomi dan dalam menyiapkan sumber daya insani yang berkualitas, berilmu, beriman, dan gemar beramal saleh, Muhammadiyah memandang perlu untuk melakukan terobosan barunya melalui pendirian sebuah lembaga pendidikan tinggi yang berkonsentrasi khusus pada disiplin ilmu keuangan dan perbankan. Inilah motivasi paling mendasar sehingga muncul gagasan dari para aktivis Muhammadiyah pada tahun 1968 untuk mendirikan Akademi Bank Muhammadiyah (ABM).

Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta awalnya bernama Akademi Bank Muhammadiyah (ABM) yang didirikan pada 1 Januari 1968. Dalam pendirian ABM, ikut berperan aktif beberapa tokoh nasional terkemuka yang sangat concern terhadap kondisi perekonomian umat Islam di Indonesia, di antaranya adalah Mr. Sjafruddin Prawiranegara (mantan gubernur Bank Sentral/BI), Prof. Dr. M. Arsjad Anwar, MBA (mantan deputi Bappenas RI), serta Drs. Sofyan Tandjung (mantan fungsionaris DPP IMM). Dukungan dari ketiga tokoh ini tentu saja sangat berarti dalam proses dan perkembangan ABM selanjutnya. Kemudian pada tahun 1985, ABM dikonversi menjadi Akademi Keuagan dan Perbankan Muhammadiyah (AKPM) Jakarta.

Dalam perkembangan berikutnya, pada 25 Februari 1998 berdasarkan surat keputusan Kemendikbud No. 60/Dikti/Kep/1998, AKPM berubah menjadi STIE Ahmad Dahlan Jakarta dengan dua program studi yaitu Manajemen Keuangan dan Perbankan dan Akutansi. Selanjutnya, STIE Ahmad Dahlan mengalami perubahan bentuk menjadi ITB Ahmad Dahlan Jakarta berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) No: 882/KPT/1/2018 tertanggal 11 Oktober 2018. Dan kemudian pada 19 November 2018, Presiden Joko Widodo memberikan SK tersebut kepada Rektor ITB Ahmad Dahlan Jakarta.

Dalam mengembangkan ITB Ahmad Dahlan Jakarta, visi yang ingin diwujudkan yakni menjadi Perguruan Tinggi (PT) yang mengembangkan kompetensi di bidang teknologi dan bisnis berdasarkan pada nilai-nilai Islam berkemajuan, yakni Islam yang rahmatan lil ‘alamin. ITB Ahmad Dahlan juga mengusung spirit menjadi Socio-Technopreneur University. Ini artinya, kampus ini diharapkan menjadi kawahcandradimuka dalam melahirkan entrepreneur sejati (saudagar). Prototipe sudagar sejati ini bisa dilihat dalam sosok Kiyai Ahmad Dahlan.

Selain profil mahasiswa diarahkakan memiliki jiwa entreprenur, kampus ini juga  berupaya keras melahirkan sosok yang memiliki kemampuan teknologi. Memiliki tingkat literasi terknologi. Sehingga diarahkan untuk menelorkan banyak saudagar atau start-up, yang tentu memiliki jiwa sosial, yakni jiwa al-Ma’un dan at-Ta’awun.

Dalam kaitan itu, ITB Ahmad Dahlan telah membuka 9 (sembilan) Prodi dengan dua Fakultas yakni Fakultas Ekonomi Digital dan Fakultas Teknik dan Desain. Untuk Fakultas Ekonomi Digital terdiri dari 5 (lima) Prodi, yakni Magister Keuangan Syariah, S-1 Manajemen, S-1 Akuntansi, D-3 Keuangan Perbankan, dan D-3 Akuntansi. Sementara untuk Fakultas Teknik dan Desain, ada 4 (empat) Prodi, yakni S-1 Desain Komunikasi Visial (DKV), S-1 Arsitektur, S-1 Sistem Informasi, dan S-1 Teknologi Informasi.

Pembukan prodi-prodi baru di atas, sekali lagi, dalam rangka merespon dinamika revolusi teknologi dan informasi yang berbasis industri kreatif, yang meniscayakan pemanfaatan kreativitas, keterampilan dan bakat warga untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan, mengeksploitasi, dan mengeksplorasi daya-daya kreasi dan daya cipta warga.

VISI DAN MISI
MISI

“Menjadi Perguruan Tinggi di Bidang Teknologi dan Bisnis yang Unggul, Berdaya Saing  dan berbasis Nilai-nilai Islam Berkemajuan serta Bereputasi Internasional”

MISI
  1. Mengembangkan jiwa socio-technopreneur berbasis teknologi informasi dalam rangka menciptakan saudagar-saudagar baru.
  2. Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan sumber daya insani yang profesional di bidang teknologi dan bisinis
  3. Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan ketajaman ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan solusi bagi problem yang berkembang di masyarakat.
  4. Mengembangkan jejaring guna peningkatan tatakelola dan mutu lembaga berbasis digital, baik tingkat lokal, nasional maupun internasional.
  5. Melaksanakan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan secara bertanggung jawab, mandiri dan terpadu; serta meningkatkan nilai kulaitas dan kuantitas dakwah Al Islamiah.
MOTTO DAN TUJUAN
MOTTO

“Bersama membangun masyarakat socio-technopreneur

TUJUAN
  1. Menghasilkan sumberdaya insani yang unggul dan berdaya saing, bertaqwa kepada Allah, mampu membelajarkan diri, memiliki wawasan yang luas, memiliki disiplin, etos kerja dan memiliki sikap entrepreneur.
  2. Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni guna mendorong pengembangan budaya, sehingga tercipta insan-insan yang sadar bahwa setiap kehidupan mempunyai hak untuk dihargai dan bermanfaat.
  3. Mempunyai kemampuan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan konsep pemecahan masalah dengan menggunakan metode ilmiah yang bertanggung jawab.
  4. Menjadi lembaga pendidikan tinggi yang mampu menjadi wadah syiar al Islam dan kemuhammadiyaan sesuai bidang dan kompetensinya.
#iguru_button_60cc9059e7d10 .wgl_button_link { color: rgba(255,255,255,1); }#iguru_button_60cc9059e7d10 .wgl_button_link:hover { color: rgba(255,255,255,1); }#iguru_button_60cc9059e7d10 .wgl_button_link { border-color: rgba(148,0,0,1); background-color: rgba(148,0,0,1); }#iguru_button_60cc9059e7d10 .wgl_button_link:hover { border-color: rgba(210,21,2,1); background-color: rgba(210,21,2,1); }#iguru_dlh_60cc9059f21d0 .dlh_subtitle {color: #2c2c2c;}#iguru_dlh_60cc905a04628 .dlh_subtitle {color: #2c2c2c;}@media only screen and (max-width: 1024px){ #iguru_spacer_60cc905a0b7e3 .spacing_size{ display: none; } #iguru_spacer_60cc905a0b7e3 .spacing_size-desktops{ display: block; } }@media only screen and (max-width: 800px){ #iguru_spacer_60cc905a0b7e3 .spacing_size{ display: none; } #iguru_spacer_60cc905a0b7e3 .spacing_size-tablet{ display: block; } }@media only screen and (max-width: 480px){ #iguru_spacer_60cc905a0b7e3 .spacing_size{ display: none; } #iguru_spacer_60cc905a0b7e3 .spacing_size-mobile{ display: block; } }@media only screen and (max-width: 1024px){ #iguru_spacer_60cc905a0de03 .spacing_size{ display: none; } #iguru_spacer_60cc905a0de03 .spacing_size-desktops{ display: block; } }@media only screen and (max-width: 800px){ #iguru_spacer_60cc905a0de03 .spacing_size{ display: none; } #iguru_spacer_60cc905a0de03 .spacing_size-tablet{ display: block; } }@media only screen and (max-width: 480px){ #iguru_spacer_60cc905a0de03 .spacing_size{ display: none; } #iguru_spacer_60cc905a0de03 .spacing_size-mobile{ display: block; } }#iguru_soc_icon_wrap_60cc905a0f97a a{ background: transparent; }#iguru_soc_icon_wrap_60cc905a0f97a a:hover{ background: transparent; border-color: #bb0c08; }#iguru_soc_icon_wrap_60cc905a0f97a a{ color: #acacae; }#iguru_soc_icon_wrap_60cc905a0f97a a:hover{ color: #ffffff; }
X